Uzlah Cinta dalam Ruang Cahaya

#RuangCahaya bukan hanya seonggok tumpukan kertas yang dijilid dan dibubuhi nama penulisnya.

#RuangCahaya bukan hanya sekadar pembuktian bahwa penulisnya mampu mematahkan ekspektasi orang lain terhadap dirinya.

#RuangCahaya bukan kisah percintaan antar dua insan semata.

#RuangCahaya bukan diciptakan untuk menaikkan derajat penulisnya hingga tak sampai kepada masyarakat bawah lagi.

#RuangCahaya bukan buaian yang terus menerus dikhayalkan dan diceritakan khayalak banyak.

#RuangCahaya bukan kitab suci yang selamanya akan dipuja oleh para pengikutnya.

#RuangCahaya bukan sekadar karangan tanpa melewati batasan waktu ke depannya.

Akan tetapi,
Ruang Cahaya adalah tempatku bernaung. Sesederhana apapun dekorasinya, selusuh apapun permadaninya, seberantakan apapun perabotnya, itu adalah ruangku. Tak ada yang berhak mengganggunya kecuali Tuhan telah mengizinkannya.
Selamat datang di dunia, Ruang Cahaya.
Semoga engkau mampu bertahan hidup dan kembali kepada cahaya yang sesungguhnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Reuni 212: Mencari Makna yang Sesungguhnya

Minoritas di Kampung Mayoritas

Kasih tanpa kekangan.