Keyless | Bag. 1 - Ikhlas
Bag. 1 – Ikhlas Ikhlas aku berikan jabatan pertama dalam bagian ini. Aku mengerti, sehebat apapun kebajikan yang telah dilakukan tetapi dilakukannya tanpa keikhlasan maka tak akan berarti sepenuhnya. Kebajikan itu hanya bersifat yang dilihat oleh mata dan tak bersifat kasat mata. Contohnya ketika seseorang membuat kebajikan seperti memberikan sumbangan permadani ke masjid hanya dengan harapan agar jamaah di masjid itu berkenan memilihnya dalam pemilihan calon legislatif tanpa ada unsur keikhlasan sama sekali, maka kebajikan itu hanya bisa dilihat dengan mata kepala saja. Memang kebajikannya itu bisa dirasakan oleh banyak orang. Tetapi bagi orang yang menyumbangkannya tanpa ikhlas, manfaat kebajikan dalam hatinya itu tidak akan ada. Hatinya akan terus menerus gelisah. Tak ada ketenangan karena memikirkan manfaat lain dari kebajikannya itu. Hal itu terus meliputinya tiap saat. Setiap kali ia sholat berjamaah di masjid itu, ia tak mau rugi jika tidak kedapatan bersujud di permadani...