Minoritas di Kampung Mayoritas
Assalamu'alaikum Wr. Wb. Telinga semakin panas, mulut semakin pedas. Ingin rasanya mengakhiri ini semua. Tapi bagaimana caranya? Aku hanya seorang wong cilik yang belum bisa banyak membela kampungku ini. Jakarta. Semakin hari semakin banyak berita tak meng-enak-kan tentang kampungku ini. Media sosial, media elektronik, sampai debat langsung semakin gempar. Masing-masing membela pilihannya sampai mati-matian. Entah mereka dibayar berapa sampai rela seperti itu. Memang sih, ini masalah yang sangat rentan. Pemimpin. Tentang siapa yang pantas menjadi pemimpin di negeriku ini. Lucunya, orang pribumi asli jakarta tak banyak berkontribusi. Kampung ini hanya menjadi arena dan sarana bagi mereka yang saling bertarung mempertaruhkan kepemimpinannya. Sebut saja bagi mereka yang membela ahok. Orang belitung yang ber-etnis tionghoa. Aku tak mau rasis. Walau dalam hati kecil aku merasa banyak pribumi yang tertindas karenanya. Dengan status agama non-muslim yang banyak menjadi perdebatan dia ber...